Untuk Norah Jones
Jangan kau biarkan ia
menjilati mata kakiku saja;
jangan berhenti di sana.
Tuntun ia perlahan
merayapi tubuhku.
Sampai mengusap mata hatiku.
Tak keberatan hidungku
saat kau masuk lewat situ.
Tenggelamkan,
baptis aku!
Jadilah dokter bedah
dengan dia sebagai ujung indah pisaumu.
Sayat, potong, belah,
dan kuliti tiap sel
hingga hijau-biru keping darahku.
Dan untaian syukur masih
akan lahir dari mulutku.
Buatlah ia morfin dan
sumbatlah hidungku
sampai penuh.
Maka semua panti rehab
akan menerima kutukku.
Jika ia adalah dosa
maka aku tak ingin terselamatkan.
Aku akan mulai menumbuhkan tanduk
dan mulai memanggil diriku 'setan'.
Dan bila kau menjauhkan
dia dariku, menjadikannya
bintang di angkasa,
aku akan mendaki langit
dan mengawininya.
Dan oh, anak-anak kami:
meteor-meteorit yang
jelita!
Apapun itu tetaplah
selalu
mainkah dia: Jazz itu.
[72C, Nov 22, 2002; 12:16]

0 Comments:
Post a Comment
<< Home